Diburu oleh tengat emang tidak mengenakkan. Alih-alih menyelesaikan pekerjaan dengan sempurna, hasil pekerjaan malah tidak maksimal. Hasilnya, keluhan dan teguran yang akan diterima, bukan pujian.
Perencanaan strategi dan prioritas pekerjaan menjadi hal yang harus dicermati dengan baik. Jika tugas tersebut memiliki beberapa bagian karena cukup rumit, bagilah pekerjaan tersebut menjadi beberapa bagian. Catatlah bagian yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Jangan gegabah untuk mengerjakan yang memiliki tingkat kesulitan lebih berat.
Lakukanlah manajemen waktu untuk menjaga disiplin anda. Jika anda merupakan pekerja yang biasa menunda waktu, berarti manajemen waktu harus ditaati. Dengan menaati jadwal yang telah disusun sendiri, anda berarti menghargai usaha dan kemampuan sendiri. Dari situ, berarti anda dapat menghargai orang lain.
Hindarilah juga menjadi seorang yang perfeksionis. Jangan buang buang waktu untuk bisa mengerajakan sebuah pekerjaan sesempurna mungkin. Ukur diri anda, jika memang tidak sempurna, lakukanlah sesuai dengan porsi dan kemampuan. Ini bukan masalah kesempurnaan, melainkan optimalisasi pekerjaan anda. Jadi, lebih baik selesaikan pekerjaan dengan baik dan sesuai waktunya.
Beristirahatlah sejenak jika pekerjaan itu sudah mulai membuat stress. Jangan memaksakan diri karena hal ini malah membuat pikiran menjadi ruwet dan kinerja anda malah merosot. Minumlah air putih yang banyak dan makanlah cemilan untuk tetap menjaga tubuh anda tetap berenergi. Namun, jangna istirahat telalu lama.
Terakhir, fokuskan pikiran anda terhadap pekerjaan. Jangan banyak berinteraksi dengan rekan kerja, baik secaralisan maupun tertulis via ponsel cerdas. Menggosip hanya akan membuang waktu dan malah menggangu pikiran. Tertawalah seadanya jika diajak bercanda. Jika sudah mulai menggangu, tutuplah kuping anda dengan headset walaupun tidak menyalakan musik. Hal ini hanya untuk menandakan bahwa anda tidak mau diganggu.
Sumber : Kompas