Tidak ada yang luar biasa di Bandara Igarka, bandara kecil di Siberia, Rusia, tidak jauh dari kutub utara. Namun, suatu hari pada November 2014, sekumpulan penumpang pesawat mengubah hal itu. Saat itu, suhu minus 52 derajat celsius membekukan mesin sebuah pesawat Tupolev TU-134 hingga mogok ditengah landasan. Pesawat itu mengangkut 74 orang yang ingin pulang kerumah dan bertemu keluarga mereka. Pilot pun menyerah karena pesawat sama sekali tidak dapat bergerak.
Namun, para penumpang ternyata tidak menyerah. Mereka keluar dari pesawat dan berbonfong-bondong mendorong pesawat seberat 20 ton itu kembali ke landasan parkir, kemudian beramai-ramai mendorongnya kembali ke landasan pacu agar mesinnya bisa menyala. Mereka berulang-ulang meneriakkan satu kalimat “Kami ingin pulang! Kami ingin pulang!”. Hal yang luar biasa pun terjadi. Mesin pesawat menyala dan seluruh penumpang bersorak gembira karena mereka bisa pulang. Hari itu sekumpulan pekerja Rusia membuktikan bahwa bersama-sama mereka bisa mencapai hal yang luar biasa.
Sendirian di tengah keramaian
Berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya selama hampir seperempat abad berkarier (langsung ketahuan deh umur saya), jumlah personil yang besar tidak menjamin kebersamaan, apalagi kesuksesan. Banyak perusahaan, organisasi atau lembaga dengan jumlah orang yang banyak ternyatra tidak mampu (atau lebih tepatnya tidak mau) menjalin kebersamaan dalam satu visi dan bekerja sendiri-sendiri. Satu bagian tidak mau membantu bagian lainnya, bahkan satu orang tidak mau membantu orang lainnya meskipun melihat jelas potensi masalah didepan mata. Semua terjdai karena satu pemeo yang sama, “Itu bukan pekerjaan saya”. Jika masalah timbul, pemeo pun berganti menjadi , “Itu bukan salah saya”. Banyak dari perusahaan seperti itu, yang dulunya berjaya, saat ini sudah gulung tikar atau terbelit masalah besar.
Bersama-sama itu Satu
Di perusahaan kami, setiap bulan kami mengadakan pertemuan antara seluruh jajaran perusahaan untuk mengingatkan kembali visi dan misi bersama. Dalam pertemuan itu, manajemen menyampaikan arah dan tujuan perusahaan, masalah yang harus dihadapi bersama dan perkembangan yang telah dicapai bersama. Seluruh insan berikrar untuk bersama-sama berjuang mencapai tujuan bersama demi transportasi jakarta yang lebih baik.
Kami sadar kebersamaan hanya bisa terwujud jika seluruh insan perusahaan memiliki satu tujuan yang sama. Tujuan yang sama membuat kami mampu tersenyum melayani publik 24 jam setiap harinya meski lelah. Tujuan yang sama membuat kami bisa tertawa dan bernyanyi meski di saat pergantian tahun kami harus terpisah dari keluarga karena bertugas hingga dini hari di lapangan. Tujuan yang sama membuat kami mampu melakukan perbaikan di tengah tantangan dan keterbatasan.
Benarkah bersama kita pasti bisa? Hanya jika setiap insan bergerak searah mencapai tujuan yang sama.
Sumber : Kompas